Jumat, 28 November 2014

Masalah Lingkungan Sosial Budaya



Subyek utama dalam mengungkap permasalahan lingkungan hidup adalah manusia. Manusia dan lingkungan hidup (alam) memiliki hubungan yang sangat erat. Keduanya saling memberi dan menerima pengaruh satu sama lain. Pengaruh alam terhadap manusia lebih bersifat pasif, sedangkan pengaruh manusia terhadap alam lebih bersifat aktif. Manusia memiliki kemampuan eksploitatif terhadap alam sehingga mampu mengubahnya sesuai yang dikehendakinya. Manusia mendapatkan unsur-unsur yang diperlukan dalam hidupnya dari lingkungan. Makin tinggi kebudayaan manusia, makin beraneka ragam kebutuhan hidupnya. Makin besar jumlah kebutuhan hidupnya berarti makin besar pula perhatian manusia terhadap lingkungannya. Dan walaupun alam tidak memiliki keinginan dan kemampuan aktif-eksploitatif terhadap manusia, namun pelan tapi pasti, apa yang terjadi pada alam, langsung atau tidak langsung, akan terasa pengaruhnya bagi kehidupan manusia.
Pada mulanya masalah lingkungan hidup merupakan masalah alami, yakni peristiwa-peristiwa yang terjadi sebagai bagian dari proses natural. Proses natural ini terjadi tanpa menimbulkan akibat yang berarti bagi tata lingkungan itu sendiri dan dapat pulih kemudian secara alami (homeostasi). Akan tetapi, sekarang masalah lingkungan tidak lagi dapat dikatakan sebagai masalah yang semata-mata bersifat alami, karena manusia memberikan faktor penyebab yang sangat signifikan secara variabel bagi peristiwa-peristiwa lingkungan. Tidak bisa disangkal bahwa masalah-masalah lingkungan yang lahir dan berkembang karena faktor manusia jauh lebih besar dan rumit (complicated) dibandingkan dengan faktor alam itu sendiri. Manusia dengan berbagai dimensinya, terutama dengan faktor mobilitas pertumbuhannya, akal pikiran dengan segala perkembangan aspek-aspek kebudayaannya, dan begitu juga dengan faktor proses masa atau zaman yang mengubah karakter dan pandangan manusia, merupakan faktor yang lebih tepat dikaitkan kepada masalah-masalah lingkungan hidup. Berbagai masalah lingkungan yang sering dikaitkan dengan manusia, sering diungkap dalam banyak istilah dan batasan tertentu sesuai dengan pokok permasalahannya, antara lain:
  1. Kependudukan dan dampak lingkungan
  2. Budaya dan tradisi masyarakat
  3. Kemiskinan dan pengaruhnya terhadap eksistensi lingkungan
  4. Tingkat pendidikan dan kesadaran terhadap lingkungan
Sub-sub bab berikut akan menguraikan secara ringkas permasalahan lingkungan dan kaitannya dengan karakteristik sosial masyarakat di Ekoregion Jawa, sesuai dengan kondisi/profil lingkungan dan performa sumberdaya alam yang telah digambarkan di bab-bab terdahulu.
Referensi : http://ppejawa.com/ekoregion/masalah-lingkungan-sosial-budaya/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar